Menerima diri artinya sikap memandang diri
sendiri sebagaimana adanya dan memperlakukannya secara baik disertai rasa
senang dan bangga sambil terus mengusahakan kemajuannya.
Manfaat apabila diri kita mampu
menerima diri sendiri:
a. Kita
merasa senang terhadap diri sendiri, merasa lebih sehat, lebih bersemangat, dan
sepertinya tidak banyak masalah;
b. Kita
merasa diri berharga, atau minimal sejajar dengan orang lain, karena menyadari
selain ada kelemahan juga memiliki kekuatan;
c. Menerima
diri berarti menerima kelebihan dan kekurangan. Selanjutnya kita selalu
melakukan perbaikan dengan penuh rasa tanggung jawab;
d. Kita
akan mampu melaksanakan pekerjaan sebaik orang lain, karena ada kepercayaan
diri. Semakin orang memiliki kepercayaan diri, semakin mampu melakukan hal-hal
di luar dugaannya;
e. Dengan
menerima diri berarti kita telah membangun sikap positif terhadap diri sendiri,
dan kita mampu memaafkan (berdamai dengan) diri sendiri; dan
f. Jika
kita mampu menerima diri sendiri, selanjutnya akan mampu menerima orang lain.
Cara menerima diri sendiri:
a.
Selalu
mensyukuri apa yang telah dimiliki;
b.
Jangan
terlalu sering mengkritik diri sendiri;
c.
Terima
pujian, asalkan jangan berlebihan;
d.
Luangkan
waktu bersama orang-orang yang positif;
e.
Tanamkan
dalam pikiran bahwa kita akan berhasil dan bahagia;
f. Membaca
buku-buku pengembangan pribadi, karena pengembangan pribadi merupakan proses
seumur hidup; dan
g. Berusaha
menggali potensi terbaik dari diri kita, dan senantiasa belajar meningkatkan
kemampuan diri, serta memanfaatkan peluang/ kesem-patan yang ada.
“Ciri orang dewasa diantaranya tidak menilai
dirinya terlalu tinggi dan memiliki kerendahan hati yang berani”
(Rollo May).
No comments:
Post a Comment